Duduk dikursi PTN (duduk sebagai mahasiswa) mungkin merupakan hal yang cukup sulit kita raih pada saat ini, karena kemungkinan masuk hanya kurang lebih 20 %. Sudah banyak pelajar menghabiskan duit, tapi belum tentu dapat meraih kursi tersebut
Disini aku akan menceritakan usaha-usaha yang sudah saya tempuh untuk mendapatkan kursi di Fakultas Teknik-Departemen Teknik Elektro-Universitas Sumatera Utara
Aku mulai memikirkan hal tentang PTN pada saat semester genap kelas XI. Sudah mulai Galau karena memilih pilihan yang tepat untuk PTN nantinya
Sebulan sekali selalu aku ikuti tryout atau simulasi. Dengan berbeda pilihan pastinya.
Memasuki Kelas XII, bimbel ku ikuti. Itupun masih Galau juga karena milih tempat bimbel.Dan pada akhirnya aku masuk Bimbingan Belajar MEDICA ( Bukan Promosi). Pada semester ganjil kelas XII, jadwal les hanya 4 pertemuan seminggu. Pada setiap pertemuan selalu dilakukan Quis, untuk melatih menjawab soal. Simulasi yang diadakan oleh bimbel tersebut selalu ku ikuti.
Pada semester genap kelas XII jadwal di bimbel tersebut menjadi 6 pertemuan seminggu. Aku masuk kelas malam, Mulai jam 6 Sore sampai jam 8 Malam. Setelah Ujian Nasional, semua siswa dipindahkan ke Medan. Disini aku sudah merasakan bagaimana prihatinnya hidup anak kos.
Namun, sebelum ini, aku sempat merasakan senang karena dikasi kesempatan masuk PTN jalur Undangan. Namun Allah berkehendak lain, aku tidak lulus pada saat pengumuman jalur undangan kemarin yang diumumkan tepat setelah pengumuman UN.
Kadang terpikir juga berapa biaya yang sudah dikeluarin orang tua sama bimbel ini, ditambah lagi biaya pada saat intensif di medan. Sedih jugak mikirinnya (Mungkin karena bukan orang kaya). Ada bagusnya juga terpikir. Bisa dijadiin motivasi ni. "AKU HARUS MASUK PTN", itu yang terpikir. sudah bnyak pengorbanan yang sudah aku lakuin. Setiap Berdoa, tidak lupa aku untuk dimudahkan masuk PTN, dan diberikan kesabaran jika nanti tidak seperti yang diharapkan
Ujian SNMPTN hari pertama pun dimulai. Rasa gugup selama perjalanan kelokasi ujian pun tag bisa dibendung. Hal buruk pun terjadi, Aku lupa membawa SKHUN pada saat ujian kemarin. Orang Kos pun ku hubungi, untuk minta tolong membawakan SKHUN. Dan Alhamdulillah, ada yang mau nganterin, walaupun setengah jam setelah ujian berlangsung. Hati pun mulai lega. dan bisa dengan tenang jawab soal.
Ujian SNMPTN hari kedua, tidak ada masalah yang aku hadapi. Hanya saja, bingung mau ngelingkari jawaban :D, saoalnya lemah dikemampuan IPA.
Pulang dari lokasi ujian, aku langsung beresin barang-barang untuk pulang kerumah.
Beberapa hari sebelum pengumuman, aku pulang ke kampung halaman karena untuk menghilangkan kekhawatiran pada pengumuman nanti. Setelah beberapa hari disana, aku pulang pada tanggal 6 juli. Setelah sampai dirumah tanpa mengganti baju, aku langsung melihat pengumuman melalui laptop. Pikiran gak karuan. Setelah mengisi data, aku tekan ENTER. Entah mengapa loading nya terasa lama. Dan Hasil keluar
"SELAMAT ATAS KEBERHASILAN ANDA!". Itu pertama yg kulihat, mungkin karena tulisannya besar. Aku langsung senang sekali, serasa kayak dapat hujan voucher gemscool (Malum, Gamer :D ). Orang tua lansgung meluk. Air mata pun tidak dapat ditahan untuk keluar. Senaang sekali rasanya. Itu merupakan kejadian yang tak terlupakan dalam hidup ku.
Mungkin ini aja yang bisa aku ceritakan. Maaf kalau ada kesalahan dalam penulisan.
Dan Tulisan ini ditulis untuk tugas Ospek
Terimakasih
Salam Teknik..!!!
Sebulan sekali selalu aku ikuti tryout atau simulasi. Dengan berbeda pilihan pastinya.
Memasuki Kelas XII, bimbel ku ikuti. Itupun masih Galau juga karena milih tempat bimbel.Dan pada akhirnya aku masuk Bimbingan Belajar MEDICA ( Bukan Promosi). Pada semester ganjil kelas XII, jadwal les hanya 4 pertemuan seminggu. Pada setiap pertemuan selalu dilakukan Quis, untuk melatih menjawab soal. Simulasi yang diadakan oleh bimbel tersebut selalu ku ikuti.
Pada semester genap kelas XII jadwal di bimbel tersebut menjadi 6 pertemuan seminggu. Aku masuk kelas malam, Mulai jam 6 Sore sampai jam 8 Malam. Setelah Ujian Nasional, semua siswa dipindahkan ke Medan. Disini aku sudah merasakan bagaimana prihatinnya hidup anak kos.
Namun, sebelum ini, aku sempat merasakan senang karena dikasi kesempatan masuk PTN jalur Undangan. Namun Allah berkehendak lain, aku tidak lulus pada saat pengumuman jalur undangan kemarin yang diumumkan tepat setelah pengumuman UN.
Kadang terpikir juga berapa biaya yang sudah dikeluarin orang tua sama bimbel ini, ditambah lagi biaya pada saat intensif di medan. Sedih jugak mikirinnya (Mungkin karena bukan orang kaya). Ada bagusnya juga terpikir. Bisa dijadiin motivasi ni. "AKU HARUS MASUK PTN", itu yang terpikir. sudah bnyak pengorbanan yang sudah aku lakuin. Setiap Berdoa, tidak lupa aku untuk dimudahkan masuk PTN, dan diberikan kesabaran jika nanti tidak seperti yang diharapkan
Ujian SNMPTN hari pertama pun dimulai. Rasa gugup selama perjalanan kelokasi ujian pun tag bisa dibendung. Hal buruk pun terjadi, Aku lupa membawa SKHUN pada saat ujian kemarin. Orang Kos pun ku hubungi, untuk minta tolong membawakan SKHUN. Dan Alhamdulillah, ada yang mau nganterin, walaupun setengah jam setelah ujian berlangsung. Hati pun mulai lega. dan bisa dengan tenang jawab soal.
Ujian SNMPTN hari kedua, tidak ada masalah yang aku hadapi. Hanya saja, bingung mau ngelingkari jawaban :D, saoalnya lemah dikemampuan IPA.
Pulang dari lokasi ujian, aku langsung beresin barang-barang untuk pulang kerumah.
Beberapa hari sebelum pengumuman, aku pulang ke kampung halaman karena untuk menghilangkan kekhawatiran pada pengumuman nanti. Setelah beberapa hari disana, aku pulang pada tanggal 6 juli. Setelah sampai dirumah tanpa mengganti baju, aku langsung melihat pengumuman melalui laptop. Pikiran gak karuan. Setelah mengisi data, aku tekan ENTER. Entah mengapa loading nya terasa lama. Dan Hasil keluar
"SELAMAT ATAS KEBERHASILAN ANDA!". Itu pertama yg kulihat, mungkin karena tulisannya besar. Aku langsung senang sekali, serasa kayak dapat hujan voucher gemscool (Malum, Gamer :D ). Orang tua lansgung meluk. Air mata pun tidak dapat ditahan untuk keluar. Senaang sekali rasanya. Itu merupakan kejadian yang tak terlupakan dalam hidup ku.
Mungkin ini aja yang bisa aku ceritakan. Maaf kalau ada kesalahan dalam penulisan.
Dan Tulisan ini ditulis untuk tugas Ospek
Terimakasih
Salam Teknik..!!!

Perjuangan Masuk Teknik Elektro