BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Apa
yang Anda lakukan terhadap baterai bekas? Hampir semua akan menjawab,
membuangnya ke tempat sampah, bahkan ada yang membuang baterai bekas ke
sembarang tempat. Kita tidak menyadari dan tidak peduli dampak dan pengaruh
baterai bekas terhadap lingkungan dimana kita tinggal. Baterai bekas adalah
limbah yang sangat berbahaya yang sebenarnya tidak boleh dibuang sembarangan.
Semua
jenis baterai bekas seperti baterai remote, mainan, jam tangan, telepon
seluler, kamera digital maupun baterai yang bisa dicharge (rechargeable)
termasuk limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).
Bila
dibuang sembarangan atau tidak didaur ulang, maka kandungan logam berat dan
zat-zat berbahaya lain yang ada di baterai dapat mencemari air dan tanah, yang
pada akhirnya membahayakan tubuh manusia.
2. Rumusan Masalah
Adapun
rumusan masalah dalam makalah ini yaitu:
1.
Apa bahaya baterai bekas terhadap lingkungan?
2.
Bagaimana cara mengatasi masalah pengaruh baterai
bekas terhadap lingkungan?
3.
Bagaimana cara sederhana dalam pendaurulangan baterai
bekas?
4.
Apa peran pemerintah dan masyarakat dalam
penanggulangan masalah baterai bekas?
BAB II
ISI
ISI
I. Apa Bahaya Baterai Bekas
Baterai bekas merupakan
limbah yang sangat berbahaya yang sebenarnya tidak boleh di buang sembarangan.
Semua baterai bekas seperti baterai remote, mainan, jam tangan, telepon
seluler, kamera digital maupun baterai yang bisa di charge (rechargeable) termasuk limbah B3 (Bahan
Berbahaya dan Bercun).
Baterai bekas tidak hanya
akan menyebabkan polusi tetapi juga akan
membahayakan sumber daya alam bila di buang sembarangan dan tidak di daur ulang.
Sehingga kandungan logam berat dan zat-zat berbahaya yang terdapat di dalam
baterai seperti logam berat merkuri, mangan, timbal, nikel, lithium, dan
kadmium akan mencemari air dan tanah, yang pada akhirnya akan membahayakan
tubuh makhluk hidup.
Dalam aksi mikrooganisme,
merkuri anorganik bisa diubah menjadi methylmercury, berkumpul dalam tubuh ikan
yang kemudian dikonsumsi manusia. Methylmercury dapat memasuki sel-sel otak dan
berdampak serius pada manusia. Salah satunya seperti merusak sistem saraf yang
bisa membuat orang menjadi gila atau bahkan dapat menyebabkan kematian.
Ekskresi timbal juga sangat berbahaya pada tubuh manusia yang dapat menganggu
fungsi ginjal dan fungsi reproduksi.
Bahan lain yang terdapat
pada baterai yaitu kadmium, dapat mengkontaminasi tanah dan ait, yang kemudian
juga di konsumsi manusia. Hal itu dapat menyebabkan kerusakan pada hati dan
gijal, dan juga dapat menyebabkan tulang lunak (osteomalasia) atau kecacatan
tulang berat. Kadmium juga dapat menyebabkan keracunan kronis dan menjadi
faktor penyebab emfisema (penyakit paru obstruktif kronik yang melibatkan
kerusakan pada kantung udara di paru-paru), anemia (kurang darah), juga dapat
menyebabkan kelumpuhan pada tubuh manusia.
II. Bagaimana
Cara Mengatasi Masalah Pengaruh Baterai Bekas Terhadap Lingkungan Hidup
Cara mengatasi masalah pengaruh
baterai bekas terhadap lingkungan hidup adalah sebagai berikut :
1. Mengelola Sampah Baterai Bekas
1. Mengelola Sampah Baterai Bekas
Salah
satu cara dalam mengatasi masalah pembuangan baterai bekas secara sembarangan
yaitu dengan mengelola sampah baterai bekas. Limbah baterai bekas dikelola
secara khusus dan terpisah dari sampah-sampah jenis lainnya. Hal tersebut
dilakukan agar dapat menghindari masalah dalam pendaur ulangan limbah, karena
tidak semua sampah di daur ulang dengan cara yang sama.
Di
beberapa negara maju, dau ulang baterai dilakukan dengan sangat serius. Banyak
negara di Eropa Barat, tidak hanya di toko-toko tapi juga langsung di jalan,
dilengkapi dengan kota daur ulang baterai khusus dan menggunakan bahan daur
ulang baterai.
2. Mendaur Ulang Limbah Baterai Bekas
Banyak cara mendaur ulang limbah baterai bekas, baik
dengan cara sederhana maupun berkelas besar seperti pada pabrik-pabrik daur
ulang. Salah satu cara sederhana yang akan diutarakan adalah dengan menggunakan
kulit pisang. Berikut akan di jelaskan cara pendaurulangan baterai bekas dengan
pemamfaatan kulit pisang.
Pendaurulangan baterai bekas dengan pemamfaatan kulit pisang
memerlukan bahan yaitu:
a. Kulit pisang ambon atau pisang susu
b. baterai bekas
Sedangkan alat yang dibutuhkan yaitu :
a. pisau
b. Latex
c. Masker
d. Tang
e. Multimeter (Voltmeter)
Langkah-langkah yang dilakukan adalah:
1. Siapkan semua bahan dan alat yang
diperlukan. Gunakan Latex dan masker sebelum melakukan pendaurulangan.
2. Potong kulit pisang menjadi sekecil
mungkin.
3. Buka tutup baterai (kutub positif (+))
menggunakan tang. Hati-hati batang karbon jangan sampai patah karena jika
patah, pendaurulangan akan gagal.
4. Keluarkan semua isi karbon, pembatas
antara positif dan negatif jangan sampai robek atau rusak.
5. Masukkan kulit pisang yang sudah di
potong-potong dan tutup kembali tutup baterai dengan rapi.
6. Cek tegangan listrik pada baterai dari
kulit pisang menggunakan multimeter/voltmeter
7. Jika menunjukkan adanya tegangan, maka
pendaurulangan berhasil
3. Sosialisasi kepada masyarakat tentang
bahaya baterai bekas terhadap lingkungan
Sangat perlu untuk menyadarkan masyarakat tentang bahaya
baterai bekas yang selama ini dibuang begitu saja oleh beberapa orang. Tidak
banyak masyarakat yang mengetahui bahaya baterai bekas terhadap lingkungan.
Baterai bekas itu sangat berbahaya, bahkan dapat menyebabkan kematian.
Diharapkan juga pemerintah peduli dan aktif dalam masalah bahaya baterai bekas
ini. Pemerintah membuat suatu lembaga yang berbidang dalam masalah bahaya
baterai bekas. Dengan membentuk lembaga tersebut, angka pengangguran pun dapat
berkurang karena terdapat lapangan pekerjaan yang baru.
Tidak hanya pemerintah, kita sebagai masyarakat juga
harus ikut aktif membantu pemerintah dalam menagatasi masalah ini. Dengan
jangan membuag baterai bekas dengan sembarang merupakan cara masyarakat mengatasi
masalah bahaya baterai bekas.
Pakar lingkungan Dr. R Budi Haryanto menuturkan ada
beberpaa hal yang bisa di lakukan masyarakat untuk mengurangi dampak buruk dari
pencemaran limbah baterai bekas, yaitu :
1. Masyarakat harus disosialisasikan
terlebih dahulu mengenai bahaya dari limbah B3 bagi kesehatan
2. Mulailah untuk memisahkan limbah
berbahaya seperti baterai bekas di rumah dengan menaruhnya di dalam plastik
khusus dan terpisah dengan sampah lainnya
3. Kumpulkan semua limbah bahan
berbahaya di dalam tempat tertentu, misalnya di setiap satu RW ada satu tempat
khusus untuk menampung sementara limbah berbahaya
4. Saat pengelola sampah datang untuk
mengambil sebaiknya mereka juga sudah memiliki kesadaran untuk tidak mencampur
limbah berbahaya dengan sampah lainnya
5. Setelah itu limbah B3 ini akan
dikirimkan ke tempat pengelola limbah B3 yang sudah memenuhi standar.
Karena
itu sosialisasi mengenai bahaya dari limbah B3 ini sangat penting untuk
menyadarkan masyarakat agar jangan membuang limbah baterai bekas secara sembarangan
sehingga tidak mencemari lingkungan yang bisa berdampak buruk pada kesehatan
BAB III
PENUTUP
Lingkungan perlu dilestarikan supaya diperoleh
keadaan yang seimbang antara manusia. begitu banyak dampak yang ditimbulkan
jika kita tidak memperhatikan keseimbangan alam yang digunakan sebagai tempat
kehidupan. dampak negatif yang muncul berupa penyakit yang merugikan pada
manusia seperti penyakit pernafasan, diare, kholera, thyphus, ascariasis dan
lain-lain. Dampak positif lingkungan terhadap kesehatan memperoleh sumber
energi untuk kebutuhan hidup. untuk pencegahan penyakit perlu dilakukan
sanitasi terhadap lingkungan air, udara dan tanah, khususnya pengelolaan air
minum dan air buangan secara terpadu.
Oleh karena itu, sosialisasi masyarakat tentang bahayanya membuang limbah
baterai sangat penting untuk masyarakat
agar tidak membuang limbah baterai sembarang sehingga tidak mencemari
lingkungan sekitar. Banyak negara di
Eropa Barat, tidak hanya di toko-toko tapi juga langsung di jalan, dilengkapi
dengan kotak daur ulang baterai khusus dan menggunakan bahan daur ulang baterai
95 persen, khususnya dalam pemulihan logam bernilai tinggi.
Referensi
http://www.greenlifestyle.or.id/
http://health.detik.com/read/2011/03/17/134452/1594162/775/banyak-yang-tidak-tahu-bahaya-buang-baterai-bekas
http://i-y-b.blogspot.com/2013/05/go-green-daur-ulang-baterai-dengan.html
Pengaruh Baterai Bekas Terhadap Lingkungan